Buku Tamu

Laman

Tampilkan postingan dengan label Dunia Hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Hewan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Mei 2011

Seorang Professor Berhasil Merekam Suara -Suara Unik yang Dihasilkan Semut

Profesor Robert Hickling sudah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk meneliti serangga dan merekam getaran-getaran bunyi yang mereka lepaskan. Namun, bahan-bahan yang diperoleh tidak bisa dinyatakan hingga ia mampu merekam bunyi-bunyi yang berasal dari semut.


Ia bermaksud meneliti semut di sarangnya. Mereka tidak menemukan metoda yang lebih baik daripada mengikuti bunyi-bunyi semut.

Bagaimanapun, hal yang mengejutkan ilmuwan itu adalah bahwa frekwensi bunyi-bunyi yang dilepaskan semut-semut itu bervariasi dari satu semut dengan semut lain, dan dari jenis semut yang satu dengan jenis semut yang lain. 

Ada 12.000 spesies dalam dunia semut di muka bumi, melebihi ras manusia. Di hadapan jumlah yang luar biasa ini para peneliti bingung mengenai bagaimana mereka mencocokkan semua bunyi tersebut.

Beraneka bunyi semut bisa direkam dengan sukses, dan bagian-bagian dari riset ini diterbitkan di majalah Journal of Sound and Vibration tahun 2006, dan itu adalah pertama kali manusia dapat mendengar suara semut yang sebenarnya!

Peneliti ini menerbitkan banyak riset dan yang paling penting adalah tentang komunikasi antar semut di Journal of Acoustical Society of Amarican Magazine.

Peneliti-peneliti ini menunjukkan bahwa semut-semut melebihi kita dalam komunikasi akustik. Para ilmuwan mengharapkan bahwa semut menggunakan antena-antena untuk mengirim dan menerima getaran suara. Semut memperkuat isyarat-isyarat suara yang diterima seperti pada alat-alat penerima yang canggih.

Lebih dari itu, semut-semut itu bisa menghilangkan bunyi-bunyi yang melebihi batas, sehingga hal tersebut menjadi filtrasi atau klarifikasi terhadap bunyi untuk mencirikannya dari yang lain. 

Ini merupakan sistem komunikasi yang sangat maju, yang selama ini tidak dikenal para ilmuwan, dan mereka baru menemukannya beberapa tahun yang lalu.

Para ilmuwan berusaha untuk menangkap isyarat-isyarat akustik yang diucapkan semut-semut. Mereka membedakan empat macam bunyi setelah melakukan pengamatan selama bertahun-tahun


Semut menggunakan sinyal akustik tertentu yang dilepaskanya saat marah. Seekor semut memberi peringatan, lalu ia mengeluarkan panggilan yang bisa diterima, dipahami, dan direspon kawannya dengan segera. Untuk mendengarkan suara semut yang sedang memberi peringatan kepada kawannya, silakan dengarkan di sini.

Para ilmuwan menyatakan bahwa semut-semut itu seperti kita, mereka melaksanakan tugas-tugas mereka secara efisien. Sambil kerja, semut-semut berbicara satu sama lain dan berkata seperti manusia. 

Kita menemukan bahwa semut-semut mengorganisir proses pengumpulan makanan dan tugas-tugas lain melalui bunyi-bunyi tertentu dan berbagai perintah yang dilepaskannya, sementara semut-semut lain mendengar dan merespon!


Ini adalah suara semut dalam keadaan normal dan saat bekerja, memindahkan sesuatu, dan mengumpulkan makanan. Silakan dengarkan di sini.

Ketika semut menyerang seekor ulat, maka ia mengeluarkan suara yang menakutkan. Suara-suara tersebut benar-benar tidak bisa dipahami, dan mereka melakukan pertemuan seperti manusia. Dengarkan suara seekor semut saat menyerang seekor ulat di sini.


Phil De Vries menemukan bahwa serangga melepaskan getaran-getaran suara lemah yang dapat dibedakan oleh semut. 

Kumbang penghisap mengeluarkan zat yang mengandung gula yang disukai semut. Serangga ini mengeluarkan getaran selama ia bekerja, sehingga semut sering kali terjebak sebagai mangsanya. Getaran-getaran akustik itu merupakan alat komunikasi di antara serangga.

Robert Hickling, salah seorang peneliti terkemuka mengatakan,
"Semut-semut tidak bereaksi terhadap suara manusia dan tidak terpengaruh olehnya. Tetapi jika kita mengarahkan kepadanya getaran-getaran yang sesuai, maka semut terpengaruh olehnya dan meresponnya. Ini berarti bahwa semut-semut mempunyai bahasa sendiri dan mereka sepenuhnya seperti manusia."

Sumber :
osserem.blogspot.com

bisnis online

Minggu, 08 Mei 2011

7 Fakta Tentang Orangutan Sumatera

1. Orangutan Sumatera merupakan satu spesies tersendiri yang dikenal sebagai Pongo abelii, sedangkan Orangutan Kalimantan terbagi menjadi 3 sub-spesies yaitu Pongo pygmaeus-pygmaeus, Pongo pygmaeus wurmbi, dan Pongo pygmaeus morio.


http://www.orangutanwildadventure.com/images/orang-utan-sumatera.jpg

2. Orangutan Sumatera merupakan salah satu spesies yang masuk dalam kategori terancam punah (critically endangered).

http://4raptor.files.wordpress.com/2010/06/orangutan2_468x619.jpg?w=468&h=619

3. Dibandingkan saudara dekatnya orangutan Sumatera lebih sering menghabiskan waktunya untuk bergerak diantara pohon-pohon daripada bergerak pindah menyusuri tanah.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2qxhyrO_pd5J2aWFiTWiBA2ZYoederJEWxkgtQ0NMmm8g6kFINitJUDOTEHY2Wv_4L91OXjbEavFgF0hfxBKjrWMuBcsMk5R_Km_0OHJqq7YpbVRNYWzphumWQyD97jDjEUL6Cu_rLe0/s400/Orangutan+sumatra_orangutanexplore.jpg

4. Orangutan Sumatera saat ini hanya dapat dijumpai secara alami di bagian utara Pulau Sumatera, meskipun saat ini sedang dilakukan upaya reintroduksi orangutan Sumatera di Jambi. Sedangkan orangutan Kalimantan tersebar di seluruh pulau Kalimantan.

http://4raptor.files.wordpress.com/2010/06/mam_1974_14297.jpg?w=476&h=280

5. Analisis DNA menyimpulkan bahwa orangutan memiliki 97% kesamaan genetik dengan manusia, sehingga mudah terjadi penularan penyakit dari orangutan ke manusia ataupun sebaliknya (zoonosis).

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/archive/9/93/20100509132314!Orang-utan_bukit_lawang_2006.jpg

6. Orangutan Sumatera menggunakan 54 jenis alat untuk memperoleh serangga atau madu dan 20 alat untuk membuka dan menyiapkan buah. Diperkirakan 65% Orangutan Sumatera menggunakan alat untuk makan.

http://orangutansumatra.files.wordpress.com/2008/11/ou_007_jams1.jpg

7. Orangutan Sumatera lebih sosial dibandingkan Orangutan Kalimantan.

Sumber :
sourceflame.blogspot.com


bisnis online

10 Jenis Kelelawar Paling Unik dan Aneh di Dunia

Kelelawar telah lama melahirkan cerita-cerita horor (kelelawar vampir), mitos dan kesalah pahaman (seperti kebutaan).

Kelelawar dalam segala bentuk dan ukuran dan merupakan makhluk yang sangat menarik dan unik. Daftar ini adalah daftar sepuluh kelelawar paling tidak biasa di sekitar kita.



10. Kelelawar Pisang



Spesies eksklusif untuk Meksiko barat, kelelawar pisang yang terkenal karena moncongnya yang sangat panjang, terpanjang dari setiap kelelawar (relatif terhadap ukuran).

Hewan ini nectarivorous, yang berarti makan pada nektar yang merupakan penyerbuk penting dalam habitat hutan tropis. Ia mendapatkan namanya karena sering ditemukan di perkebunan pisang.




9. Kelelawar Hantu


Kelelawar berbulu putih ini ditemukan di hutan hujan tropis dari Meksiko ke Brasil, dan juga di Pulau Trinidad, di Karibia.

Ini adalah hewan soliter yang menghabiskan siang hari bersarang di bawah daun palem, dan kemudian terbang tinggi di malam hari, berburu ngengat dan serangga terbang lainnya.




8. Kelelawar Chapin's


Kelelawar ini mempunyai "rambut" yang aneh, dan kelelawar jantan mengeluarkan bau aneh untuk menarik perhatian betina selama musim kawin. Mereka makan serangga dan hidup di hutan hujan Afrika Tengah.




7. Kelelawar Bermuka Kerutan


Spesies pemakan buah ini ditemukan di Meksiko dan Amerika Tengah, di mana ia dikenal sebagai "Murcielago viejito" ("kelelawar orang tua") atau Murcielago zopilote ("Kelelawar kondor"), karena tubuhnya agak telanjang dan keriput.

Mereka memiliki lipatan besar kulit yang mereka gunakan sebagai masker untuk menutupi wajah mereka ketika mereka tidur.




6. Kelelawar Bertelinga Besar


Kelelawar terbang ini memakan serangga terbang, seperti kelelawar lainnya, menggunakan echolocation untuk menemukan mangsanya. Telinga besar mereka memberi mereka pendengaran jauh lebih baik daripada kelelawar bertelinga kecil. Mereka memiliki genera beragam dan ditemukan di banyak bagian dunia.



5. Kelelawar Pemancing


Kelelawar besar ini hidup di Meksiko, Amerika Tengah dan Selatan dan kebanyakan memakan ikan. Menggunakan kaki panjang bercakar untuk mengambil ikan di permukaan air dan kemudian memakan melalui sayapnya.

Yang relatif lebih kecil dari jenis Fishing Bat adalah Lesser Fishing Bat yang makanannya adalah serangga air.




4. Kelelawar Bermuka Hantu


Kelelawar Bermuka Hantu banyak tersebar di Dunia, dari Amerika Serikat, Selatan sampai Peru. Mereka nyaris tidak berhidung, memiliki flap kulit aneh yang keras di wajah mereka dan dahi yang sangat menonjol yang memberi mereka penampilan sangat aneh. Mereka makan serangga nokturnal.




3. Sucker Footed Bat


Kelelawar ini, endemik Madagaskar, awalnya diperkirakan menggunakan penyedot pada sayapnya dan pergelangan kaki untuk bergelantungan di daun palem dan permukaan halus lainnya.

Namun saat ini diketahui bahwa mereka tidak menggunakan tenaga hisap, melainkan adhesi, dengan menghasilkan zat lengket yang bertindak sebagai semacam-lem sama seperti adhesi ditemukan di katak pohon dan salamander.




2. Kelelawar Berhidung Tabung


Ditemukan di hutan hujan Filipina, kelelawar ini memiliki salah satu wajah aneh di antara mamalia. Telinga gelap dengan bintik kuning, mata berwarna oranye dan, terutama, hidung yang mirip tabung, memberikan penampilan wajahnya mirip tokoh kartun.

Kebanyakan mereka makan buah ara dan buah-buahan lainnya, tetapi dalam keadaan tertentu mereka juga makan serangga .




1. Kelelawar Berkepala Palu


Ditemukan di hutan hujan Afrika, kelelawar besar ini mendapatkan namanya karena bentuk kepalanya yang besar juga aneh, tapi ini hanya pada yang jantan.

Sebagian besar thorax kelelawar jantan adalah ruang untuk beresonansi yang memungkinkan mereka untuk menghasilkan suara yang sangat keras untuk menarik kelelawar betina. Mereka memakan buah-buahan dan kadang-kadang, juga memakan hewan lain.

Sumber :
danish56.blogspot.com

bisnis online

Sabtu, 07 Mei 2011

Menangapa Kelelawar Bersembunyi Ketika Hujan

Beberapa jenis kelelawar tetap mampu terbang di kondisi gerimis ringan. Namun saat hujan semakin lebat, mereka segera mencari tempat perlindungan. Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Biology Letters mengungkapkan alasan mengapa kelelawar melakukan itu.


http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/05/04/110312_kelelawar-membutuhkan-energi-dua-kali-lipat-saat-terbang-dalam-kondisi-basah-_300_225.jpg

Ternyata, kelelawar harus berusaha lebih keras agar bisa terbang ketika bulu-bulu dan sayap mereka basah.

Dalam serangkaian penelitian yang dilakukan di Costa Rica, peneliti mempelajari perilaku kelelawar Sowell (Carollia sowelli) berekor pendek, spesies kelelawar dari keluarga Phyllostomidae yang umum ditemukan di sekitar Meksiko, Amerika tengah, sampai ke Panama saat mereka terbang di penangkaran berukuran luas.

Dikutip dari Science Now, sesekali peneliti membasahi kelelawar-kelelawar itu dengan air ledeng, kadang membiarkan kelelawar tersebut terbang berbasah-basah di bawah curah air hujan.

Dari penelitian terungkap bahwa kelelawar itu menggunakan energi dua kali lipat lebih besar saat mereka terbang dalam kondisi basah dibandingkan dengan jika mereka terbang dalam kondisi kering.

Terbang pada kondisi hujan juga tidak berbeda. Ini menghapuskan dugaan adanya masalah mekanik yang diakibatkan oleh tetesan air hujan yang jatuh di sayap mereka ataupun beratnya tetesan air yang harus mereka tanggung.

Menurut peneliti, kelelawar basah, sama seperti mamalia lain yang tengah basah, merasa kedinginan. Untuk itu, mereka perlu bekerja lebih keras agar tubuh mereka tetap hangat.

Selain itu, dengan banyaknya air membasahi bulu dan melembabkan sayap mereka, kondisi basah kuyup juga tentunya membuat kelelawar menjadi tidak aerodinamik untuk mengudara.

Sumber :
teknologi.vivanews.com

Selasa, 03 Mei 2011

Inilah Penyebab Bunglon Bisa Berganti Warna

Bunglon reptil yang populer karena kemampuannya mengubah warna kulit. Lalu apa yang menyebabkan bunglon dapat berubah warna?

Bunglon adalah salah satu jenis Chameleon. Terdapat lebih dari 100 jenis Chameleon. Ada yang hanya dapat berubah warna dari coklat ke hijau dan sebaliknya, namun banyak juga yang memiliki banyak koleksi warna menakjubkan di tubuhnya.

Pigment unik pada lapisan kulit chameleon memberi kemampuan bunglon untuk mengubah warna. Selama ini kita mengira chameleon mengubah warna karena menyesuaikan dengan lingkungan, atau menyelamatkan diri dari musuh. Mengutip penjelasan National Geographic, ternyata penyebab chameleon berubah warna adalah:


1. Sinar Matahari


Ketika chameleon coklat ingin berjemur di bawah sinar matahari, maka si chameleon akan mengubah warna kulitnya menjadi hijau untuk memaksimalkan refleksi sinar matahari yang didapat.


2. Suhu


Ketika suhu dingin, kulit chameleon akan berubah berwarna lebih gelap untuk memaksimalkan penyerapan panas.


3. Mood


Chameleon jantan yang 'ditantang' chameleon lain bisa berubah warna menjadi merah kekuningan. Atau ketika si chameleon 'fall in love', bisa juga warnanya berubah untuk menarik perhatian, misalnya ungu, biru dan kemerahan.

Bunglon merupakan sejenis reptil yang termasuk ke dalam suku (familia) Agamidae. Banyak orang yang mengartikan bahwa bunglon mengubah warna kulitnya sebagai kamuflase atau respon terhadap musuh dan bahaya. Padahal, sesungguhnya tidaklah demikian.

Bunglon memang memiliki kemampuan untuk mengubah warna kulitnya. Tetapi, bunglon tidak bisa berubah kulit ke semua warna, melainkan hanya ke warna-warna tertentu saja.

Lalu, mengapa bunglon dapat mengubah warna kulitnya? Tentu saja hal ini didukung oleh adanya fungsi dalam tubuh bunglon yang mendukung fungsi tersebut.


Bunglon Memiliki Sel-Sel Warna


Bunglon memiliki sel-sel warna di bawah permukaan kulitnya yang transparan. Di bawah lapisan ini terdapat dua lapisan sel yang mengandung pigmen berwarna merah dan kuning (juga disebut chromatophores).

Di bawahnya lagi ada lapisan sel yang merefleksikan warna biru dan putih. Lalu di bawahnya lagi ada lapisan melanin untuk warna coklat (seperti yang dimiliki manusia).

Sumber :
kaskus.us

Minggu, 01 Mei 2011

10 Spesies Hewan yang Paling Sulit Ditemukan di Bumi

Makhluk-makhluk ini berada di tempat-tempat tersembunyi seperti kedalaman laut atau gua yang sangat dalam. Hewan-hewan berikut ini mungkin bukan yang paling indah, tetapi mereka adalah jenis hewan yang paling sulit ditemukan di bumi.


10. Solenodon



Solendon adalah mamalia kecil yang berasal dari Kuba dan Hispanola. Makhluk ini sangat mirip dengan tikus, ia memiliki moncong panjang dan ekor bersisik. Namun, Solenodon memiliki moncong yang fleksibel sebagai kebalikan dari tikus kesturi.

Ciri khas lain dari hewan ini adalah bahwa hewan ini sangat beracun. Solenodon adalah satu-satunya mamalia yang dapat menyuntikkan mangsanya dengan bisa racun ular. Jadi yang terbaik adalah mundur jika Anda menemui makhluk ini, karena mereka akan jatuh lalu menggigit di atas topi Anda.



9. Kakapo


Kakapo adalah satu-satunya kakatua yang tak bisa terbang di planet ini. Sedangkan sepupu mereka melakukan perjalanan melalui udara, spesies ini memilih untuk berjalan kaki atau naik dari tempat satu ke tempat lainnya.

Burung ini dapat ditemukan di Selandia Baru dan sering disebut sebagai burung beo hantu. Makhluk ini mendapat julukan dari bentuk cakram bulu di sekitar mata. Burung beo ini juga ditetapkan sebagai burung beo terbesar dengan berat mencapai 8 kg.


8. Olm


Olm adalah amfibi yang berasal dari Eropa, terutama dapat ditemukan di Italia. Makhluk ini memiliki tubuh panjang berwarna putih, dengan empat kaki kecil. Sekilas terlihat sangat mirip dengan ular kecil.

Kadal ini menghabiskan hidupnya di gua-gua bawah tanah. Makhluk ini mempunyai mata yang tidak berkembang dan benar-benar buta. Walaupun Olm tidak dapat melihat bukan berarti tak berdaya. Olm mengkompensasi kekurangan penglihatan dengan pendengaran yang luar biasa dan indera penciuman.


7. Kelelawar Bumblebee


Kelelawar Bumblebee dapat ditemukan di gua-gua batu kapur, Tenggara Thailand dan Burma. Bumblebee dewasa panjangnya hanya satu inci dari kepala ke ekor. Kelelawar ini tumbuh dengan memiliki fitur lain yang membedakannya, yaitu moncongnya yang menyerupai moncong babi.


6. Ichthyophis Kohtaoensis


Ichthyophis Kohtaoensis adalah amfibi langka yang asli Kamboja, Laos dan Thailand. Makhluk ini memiliki tubuh seperti ular panjang dengan ekor runcing.

Reptil ini memiliki tubuh abu-abu gelap dengan perut kuning. Salah satu fitur yang membuat unik reptil ini adalah fakta bahwa ia memiliki dua otot yang mengontrol rahang.


5. Hiu berjumbai


Hiu berjumbai adalah sebuah keanehan di dunia hewan. Sampai abad ke-19 para peneliti berpikir hewan ini sudah mati bersama dinosaurus. Namun, ini terbukti tidak benar, karena beberapa nelayan pernah menangkapnya dan juga beberapa penemuan bangkai makhluk ini.

Hiu ini terlihat mirip dengan belut, ia memiliki tubuh memanjang. Hiu berjumbai memiliki kepala berbentuk segitiga dengan tubuh abu-abu panjang. Hiu ini tidak memiliki sirip punggung besar, berbeda dengan sebagian besar spesies hiu lainnya.


4. Monito Del Monte


Monito Del Monte adalah istilah Spanyol untuk "monyet kecil". Tapi nama ini menipu. Monito Del Monte sebenarnya adalah marsupial yang hidup di Chili dan Argentina.

Spesies mamalia ini dianggap punah lebih dari 11 juta tahun yang lalu. Namun, penjelajah modern menemukan makhluk ini di era modern.

Marsupial kecil ini memiliki tubuh tikus dengan bulu coklat dan besar, telinga runcing dan ekor panjang. Fitur yang membedakan hewan ini adalah matanya yang besar dan ia hidup di pohon-pohon di hutan hujan. Ekor panjang ini membantu ia untuk berayun dari cabang-cabang.


3. Addax


Jenis Kijang ini sedikit sekali ditemukan di gurun Sahara. Mereka terlihat seperti banyak spesies kijang lain, namun setelah pemeriksaan lebih lanjut mereka sebenarnya sangat berbeda. Spesies ini memiliki gigi persegi seperti sapi. Juga, tanduk pada spesies ini sangat panjang dan melengkung, sehingga memiliki julukan "Kijang Tanduk Sekrup".


2. Dugong


Dugong adalah hewan laut besar yang sangat menyerupai Manatee. Sementara makhluk-makhluk sejenis yang berada dalam keluarga yang sama disebut Sirenia, mereka berbeda dari Manatee.

Dugong dapat ditemukan di perairan utara Australia dan ke dalam wilayah Indio-Pasifik. Mamalia ini memiliki tubuh abu-abu panjang dengan dayung seperti sirip ke arah kepala.

Ekor hewan ini terlihat mirip dengan ekor lumba-lumba. Juga, makhluk ini memiliki mulut yang keluar di samping dan berada dalam posisi yang lebih berbalik ke bawah, sehingga mudah untuk memakan rumput di kehidupan vegetatif dasar laut.


1. Saola


Saola sejauh ini merupakan mamalia yang paling langka di Bumi. Makhluk ini adalah asli Vietnam dan Laos. Hewan ini tumbuh dengan tinggi sekitar 3 meter. Sekilas terlihat mirip dengan kambing.

Mamalia ini memiliki ekor kecil dan telinga panjang. Namun, hewan ini memiliki pola yang sangat berbeda dengan kambing. Ia memiliki bintik-bintik putih dan garis-garis pada wajahnya.

Sumber :
danish56.blogspot.com

Senin, 25 April 2011

Inilah 10 Serangga Terbesar di Dunia

1. Titan beetle



Hutan hujan Amazon adalah rumah bagi banyak kumbang yang besar, salah satu yang terbesar adalah kumbang titan, Titanus giganteus.

Serangga raksasa ini memiliki rahang yang dapat mematahkan pensil, dan dilaporkan mereka dapat merobek daging manusia. Seperti banyak kumbang, kumbang titan dapat memancarkan suara mendesis keras ketika terancam.



2. Giant stick insects

 

Serangga besar lainnya adalah Giant stick insects, yang mampu menyembunyikan diri dari pemangsa diantara cabang, ranting dan dedaunan. Giant stick insects dari Asia Tenggara adalah yang terpanjang, dapat tumbuh sekitar 2 kaki panjangnya.

Beberapa spesies dapat menghasilkan zat semprot berbau menyengat, tetapi kebanyakan tidak berbahaya dan sering disimpan sebagai binatang peliharaan.



3. Giant Weta

 

Terdapat di Selandia Baru, wetas raksasa adalah serangga besar yang terkait dengan jangkrik. Wetas raksasa terbesar dapat mencapai berat lebih dari 70 gram (sekitar 2,5 ons). Mereka dapat berbobot lebih dari burung gereja. Dengan ukuran tubuh sepanjang sekitar 4 inci tidak termasuk kaki dan antena.



4. Goliath beetle

 

Berdasarkan berat dan besarnya, kumbang goliath adalah termasuk serangga terbesar. Berasal dari Afrika, yang jantan bisa tumbuh lebih dari 4 inci, dan berat 100 gram (3,5 ons) pada tahap larva mereka. Meskipun mereka vegetarian di alam bebas, mereka sering makan makanan anjing dan kucing.



5. Atlas Moth

 

Biasa ditemukan di kepulauan Melayu, serangga ini besarnya seperti seekor burung. Mereka begitu besar sehingga kepompong mereka kadang-kadang digunakan sebagai dompet di Taiwan.

Luas total sayap mereka dapat mencapai 60 inci persegi dan lebarnya setidaknya 1 kaki .Ulat Atlas dapat lebih dari satu inci tebalnya.



6. Tarantula Hawk

 

Tawon besar ini sangat besar dan ganas, mereka mampu berburu dan makan tarantula. Terdapat kait di kaki mereka yang mereka gunakan untuk mendapatkan korban mereka, dan penyengat mereka (yang panjangnya sepertiga inci) dinilai sebagai salah satu yang paling menyakitkan di dunia.Untungnya, sebagian besar jinak kecuali diganggu.



7. Giant Burrowing Cockroach

 

Juga disebut kecoa badak, serangga ini adalah kecoa terberat di dunia. Beberapa orang mengatakan bahwa mereka adalah hewan peliharaan yang baik. Ditemukan di Australia, serangga ini dapat hidup selama 10 tahun dan dapat tumbuh lebih dari 3 inci panjangnya.



8. Queen Alexandra's Birdwing

 

Kupu-kupu terbesar di dunia, Queen Alexandra birdwing dapat memiliki lebar sayap lebih dari 1 kaki. Hanya ditemukan di daerah terpencil di Papua New Guinea, raksasa yang indah ini sudah dianggap terancam punah.



9. Giant Water Bug

 

Serangga ini sangat besar, juga dikenal sebagai kutu buaya, bisa mencapai panjang menyaingi beberapa kumbang terbesar di dunia.

Dikenal sebagai predator rakus di sungai dan kolam di mana mereka tinggal, serangga air raksasa ini dapat memberikan gigitan menyakitkan.

Meskipun demikian, di Thailand mereka dianggap sebagai makanan yang lezat, dan sering dipanen dan dikumpulkan dengan menggunakan lampu yang dapat menarik perhatian serangga.



10. Acteon Beetle

 

Acteon Megasoma, spesies lain dari kumbang raksasa di hutan hujan Amazon Amerika Selatan, bisa mencapai panjang lebih dari 5 inci dan dapat tumbuh setebal 1,6 inci. Ia memiliki cangkang yang tangguh.

Sumber :
semuana.blogspot.com

Box Jellyfish, Hewan Paling Beracun di Dunia

Ular kobra, gurita bercincin biru, kalajengking, ataupun laba-laba pengembara Brazil merupakan hewan-hewan yang sangat beracun. Namun di atas semua itu, masih ada satu hewan lain yang memiliki racun paling mematikan.

Hewan tersebut adalah Box Jellyfish atau ubur-ubur kotak (Chironex fleckeri). Sejak tahun 1954, sebanyak 5.567 orang tercatat tewas tersengat tentakel atau sungut mereka. Angkanya kemungkinan lebih dari itu.


http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/04/19/109268_box-jellyfish--ubur-ubur-kotak-atau-chironex-fleckeri--hewan-paling-beracun_300_225.jpg

Seperti dikutip dari Dumage, 19 April 2011, racun ubur-ubur satu ini merupakan yang paling mematikan di dunia. Jika tersengat, racun akan menyerang jantung, sistem syaraf dan sel-sel kulit.

Dan parahnya, bisa box jellyfish sangat menyakitkan sehingga orang yang terkena akan mengalami shock, serangan jantung atau tewas tenggelam sebelum mampu keluar dari air.

Mereka yang berhasil selamat dari serangan ubur-ubur kotak akan mengalami kesakitan beberapa pekan setelah bersentuhan dengannya. Padahal, manusia tidak memiliki peluang untuk selamat jika racunnya sudah menyebar lewat pembuluh darah.


Korban tewas akibat sengatan box jellyfish atau ubur-ubur kotak.


Mereka yang terkena bisa ubur-ubur ini harus diberi cuka setidaknya 30 detik setelah bersentuhan. Menurut penelitian, cuka mengandung asam asetat yang mampu melumpuhkan nematocysts ubur-ubur yang belum masuk ke dalam aliran darah (meski langkah ini tidak menghilangkan rasa sakit).

Mengenakan pakaian renang yang menutupi tubuh saat berenang di laut merupakan salah satu tindakan pencegahan yang baik untuk mengurangi risiko ubur-ubur menyerang kaki Anda. Ubur-ubur jelly box yang sangat beracun ini sendiri hidup di perairan sekitar Asia dan Australia.

Sumber :
vivanews.com

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More